Ingin Jadi Flight Operation Officer?

Ingin Jadi Flight Operation Officer?

Dapatkan Informasi Lengkapnya di Sini!

Apa yang terlintas di kepala Anda kalau harus menyebutkan beberapa nama profesi yang berkaitan dengan dunia penerbangan? Pilot dan pramugari barangkali jadi jawaban yang paling umum diberikan oleh orang-orang yang mendapatkan pertanyaan serupa. Selain itu, ada juga air traffic control atau ATC. Padahal, seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, ada banyak profesi yang berhubungan dengan dunia ini, bahkan jika Anda sekadar mengamati para staf yang membantu mempersiapkan pesawat sejak keluar dari hangar, lepas landas, sampai akhirnya mendarat di bandara tujuan. Dan salah satunya adalah FOO alias Flight Operations Officer.

Mengenal Profesi FOO dan Fungsinya

Meskipun banyak yang merasa nama profesi ini terdengar asing di telinga mereka, sebenarnya FOO sudah menjadi salah satu profesi di dunia penerbangan yang paling populer saat ini. Tentunya ini bisa menjadi alternatif yang sangat menarik, terlebih ketika ada banyak instansi pendidikan yang menawarkan program untuk menjadi FOO, termasuk beragam sekolah penerbangan di Jogja. Dengan begitu, sekolah pilot di Yogyakarta tak lagi jadi satu-satunya alternatif bagi Anda yang ingin terjun di dunia penerbangan. Lantas, apa sebenarnya FOO itu, dan apa tugas serta tanggung jawabnya?

FOO merupakan seseorang yang bertugas untuk menjalankan fungsi kontrol penerbangan. Secara umum, fungsi FOO dibagi menjadi tiga:

  • Flight dispatch;
  • Operation controller; dan
  • Flight following.

Fungsi seorang FOO dimulai sejak persiapan jauh sebelum penerbangan, misalnya menghitung performa pesawat yang membantunya menentukan berapa batasan berat saat lepas landas maupun saat mendarat, menghitung central of gravity untuk keseimbangan pesawat, serta mendapatkan perhitungan pembakaran bahan bakar yang paling efisien. FOO pun menganalisis cuaca dari stasiun keberangkatan, termasuk memastikan bahwa cuaca di seluruh stasiun memang berada di atas standar kondisi cuaca yang ditetapkan.

FOO juga menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan lewat berbagai tugas. Misalnya merencanakan rute penerbangan, menganalisis NOTAM (Notice to Airman) untuk memastikan bahwa kondisi semua stasiun di sepanjang rute tidak dalam kondisi yang dapat mempengaruhi penerbangan, memberikan briefing kepada pilot sebelum penerbangan, dan menandatangani dispatch release bersama pilot sebagai tanda rencana penerbangan yang dibuat sudah aman.

Bahkan, setelah pesawat mengudara sekalipun, tugas FOO belum berakhir. Sebab, FOO akan terus memantau penerbangan dan memberikan beragam informasi penting sebagai bantuan kepada pilot, termasuk informasi cuaca. Pemantauan dilakukan sampai pesawat mendarat di lokasi tujuan, dan sampai misi penerbangan tersebut dianggap sepenuhnya selesai. Setelah pesawat mendarat pun FOO masih perlu melakukan de-briefing dengan pilot untuk memperoleh informasi penting terkait dengan misi penerbangan tersebut sebagai data untuk merencanakan penerbangan selanjutnya.

Persyaratan Umum Menjadi FOO

Untuk menjadi seorang FOO, pendidikan harus ditempuh untuk memenuhi kualifikasi yang disyaratkan, dan kemudian mendapatkan lisensi sebagai tanda kecakapan tersebut. Sertifikat itu dirilis oleh Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara (DSKU). Menurut Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil atau Civil Aviation Safety Regulation (PKPS atau CASR), ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh individu yang ingin menjadi seorang FOO, yaitu:

  1. Usia individu ketika akan menjadi siswa FOO minimal harus 21 tahun. Jika usia individu ketika memasuki sekolah penerbang di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan belum mencapai 21, ia akan tetap dapat mengikuti ground school. Hanya saja, lisensi baru dapat diambil jika usia sudah mencapai 21 tahun.
  2. Lulus medical examination (tes kesehatan).

Selain syarat-syarat di atas, individu yang akan menjadi calon FOO pun harus lulus berbagai tes pengetahuan yang dibutuhkan sebagai standar kualifikasi profesi tersebut, dan kemudian sebagai syarat untuk mendapatkan lisensi yang dibutuhkan. Beragam tes pengetahuan yang disyaratkan adalah sebagai berikut:

  • Air Law dan Rule and Regulation (hukum, peraturan, dan regulasi penerbangan).
  • Meteorology.
  • Tahu dan paham metode untuk mengumpulkan, menyebarkan, menafsirkan, serta mempergunakan informasi NOTAM dan cuaca.
  • Tahu dan paham cara untuk menginterpretasi serta menggunakan peta, weather charts, forecast, sequence report, dan simbol-simbol serta singkatan yang digunakan dalam pekerjaan.
  • Prinsip navigasi penerbangan (navigasi udara).
  • Air Traffic Services.
  • Metode dan prosedur SAR (search and rescue).
  • Instrumen pesawat.
  • Aerodrome.
  • Bantuan radio untuk navigasi penerbangan.
  • Aerodinamika.
  • Weight and balance,
  • Barang-barang berbahaya.
  • Keamanan penerbangan.
  • Kalkulasi performa penerbangan.
  • Human factor (DRM).
  • Prosedur operasional.
  • Prosedur darurat (emergency).
  • Dan lainnya.

Persyaratan Kecakapan untuk FOO

Untuk menjadi seorang FOO dan mendapatkan lisensi, ada berbagai kecakapan yang harus dapat didemonstrasikan. Berikut ini adalah ringkasan persyaratan kecakapan yang diwajibkan untuk calon FOO.

  1. Membuat analisis cuaca yang akurat dan dapat diterima berdasarkan laporan harian cuaca serta peta cuaca yang dilaporkan MET Office. Calon FOO pun harus mampu memberikan pengarahan singkat (briefing) soal kondisi cuaca pada dan di sekitar rute yang dilalui saat penerbangan berlangsung, memprediksi perubahan cuaca yang berkaitan dengan jadwal dan rute penerbangan, dan memastikan bahwa kondisinya lebih tinggi dibandingkan acuan tertentu yang berlaku di bandara tujuan maupun alternatif.
  2. Menentukan jalur penerbangan yang paling optimal untuk segmen tertentu, serta menyusun rencana penerbangan yang akurat, baik secara manual atau menggunakan komputer.
  3. Melakukan prosedur pengawasan operasional serta memberikan bantuan yang dibutuhkan ketika penerbangan terganggu cuaca buruk, baik itu ketika penerbangan berlangsung, atau selama simulasi perencanaan penerbangan berdasarkan tugas pemegang lisensi FOO.

Dalam menjaga kecakapannya, mendapatkan lisensi saja tidaklah cukup dan tidak lantas jadi tujuan akhir seorang FOO. Sebab, ia pun harus melakukan berbagai tes yang menjamin bahwa kualifikasinya tidak menurun setiap 12 bulan sekali. Tes-tes tersebut termasuk Recurrent and Proficiency Check, Dangerous Good, Route Fmailiarization Flight, Aviation Security, Dispatch Resource Management, dan tes kesehatan.

Peran FOO di Industri Penerbangan

Anda barangkali sudah mampu menyimpulkan soal pentingnya peran dari seorang FOO. Bahkan, profesi ini punya peran yang sangat vital dan strategis di dunia penerbangan karena FOO yang profesional bukan hanya mampu melaksanakan tugasnya, tapi juga mengembangkan kemampuannya untuk menjamin penerbangan yang optimal maupun efisien. Cara-cara yang ditempuh misalnya adalah dengan melakukan berbagai langkah berikut ini:

  • Merancang rute penerbangan yang paling optimal dan menentukan rute alternatif yang terdekat dari bandara tujuan.
  • Menentukan C of G yang sesuai untuk menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien.
  • Merencanakan penerbangan ETOPs (Extended Twin Engine Operations) agar penerbangan dapat dipersingkat durasinya.
  • Merencanakan penerbangan dengan model re-dispatch untuk mengurangi penggunaan bahan bakar dan menambah muatan, sehingga hasil payload dapat diperoleh dengan aman dan sejalan dengan peraturan yang berlaku.
  • Memastikan OTP (On Time Performance), atau penerbangan yang tepat waktu.
  • Memastikan bahwa rencana operasi penerbangan dapat dijalankan dengan aman dan efisien, termasuk secara biaya.

Apakah Anda tertarik untuk menjadi seorang FOO? Sekarang, Anda bisa mewujudkan mimpi berkarir di industri penerbangan dengan bergabung bersama AEROPOROS Academy, sekolah penerbangan di Jogja yang berkualitas dan profesional. Bergabung sekarang juga dan buka pintu masa depan yang sukses bersama AEROPOROS Academy!

AEROPOROS_Group_BenyaminReggySianipar_AirlineConsultant_SeniorFlightDispatcher_LogoAeroporos_sekolahairlinestaff_sekolahpramugari_sekolahfoo_flightoperationofficertraining

PT Aeroporos Group Indonesia – AEROGIN, helps you tackle your most challenging operational, financial, and operational issue in aviation industry. We ready to help broad range of aircraft operators; from ultra low-cost carriers to full service legacy carriers; from cargo carriers to charter operators, and even niche service providers;